Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Asma

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Asma - Akhirnya Tuhan pun memberikan kesembuhan pada Agnes Reni Widayanti. Telah banyak upaya yang dilakukan untuk mengatasi penyakit asma yang dideritanya. Berbagai upaya untuk mengobati penyakit asma yang diidapnya bertahun-tahun terhenti sudah dengan dia melakukan terapi VCO. Diapun semakin mantab untuk mengkonsumsi Minyak VCO untuk mencegah penyakit asma yang pernah dideritanya kambuh lagi.

Agustus 2005. Itulah kali terakhir Agnes Reni Widayanti dibopong ke rumahsakit karena serangan asma. Biasanya sekali sebulan, gadis kelahiran Malang, 27 Mei 1987, itu pasti diinhalasi untuk melegakan napas yang sesak. Berkat konsumsi 3 sendok makan per hari virgin coconut oil sejak akhir September, Agnes terbebas dari asma.

Hari-hari pada Agustus 2005 itu semula saat yang menyenangkan buat Agnes. Anak ke-3 dari 4 bersaudara itu tengah menikmati masa liburan panjang sebelum memulai aktivitas sebagai mahasiswa baru di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malang Kucecwara.

Rupanya keasyikan menikmati liburan membuat Agnes lupa menjaga kondisi. Pada suatu petang, putri dari pasangan Yacobus Sutrisno dan Andri Yulianti itu pulang dengan kondisi lelah.

Agnes kontan batuk-batuk berat sembari mengeluarkan dahak. Dada terasa berat dan napas sesak. Batuk-batuk dan sesak napas tak kunjung hilang meski Agnes menyemprotkan obat pereda melalui sebuah tabung kecil. Orangtua tercinta pun segera membawa Agnes dokter.

langganan keluarga untuk diinhalasi. Setelah obat pelega pernapasan disalurkan dari nebulator melalui selang menuju alat seperti masker oksigen, Agnes pun pulih kembali.

Hiperreaktif mengobati penyakit asma, mecegah penyakit paru-paru

Berobat ke dokter untuk mengatasi penyakit paru-paru sudah jadi rutinitas Agnes. “Setiap bulan pasti asma Agnes kambuh,” tutur mahasiswi tingkat satu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malang Kucecwara itu. Dia memang sangat merasa kesulitan untuk mencegah penyakit paru-paru itu kambuh. Terutama ketika Agnes terlalu capai beraktivitas. Perubahan cuaca dari panas menjadi dingin pun memicu batuk-batuk dan sesak napas gadis berambut panjang itu. Penyakit “umum” seperti flu jadi ancaman serius buat Agnes. Begitu flu menyerang asma pun kambuh. Makanya bila ada teman atau kerabat yang sedang terserang flu Agnes langsung menghindar untuk mencegah penyakit asma itu kambuh.

Agnes dilarang keras berolah raga berat. Berlari lari sebentar saja sudah membuat napas Agnes tersengal-senggal mengeluarkan bunyi ngik… ngik… Untuk menjaga kesegaran tubuh, paling ia melakukan senam ringan. Tertawa terbahak-bahak pun mesti dihindari. Agnes harus berpantang makanan, seperti rambutan, cokelat, dan es krim. Memang sungguh terasa berat dan sulit untuk mencegah penyakit paru agar tidak gampang kambuh.

Pantas tubelator—botol kecil berisi obat asma yang bisa segera dihirup untuk mencegah penyakit asma kambuh dan sesak napas—menjadi teman akrab. Ke mana pun gadis ini pergi, botol semprotan itu selalu menyertai. Bila ada serangan asma mendadak, obat dalam tubelator jadi penyelamat pertama. Beberapa kali Agnes mesti masuk Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Saiful Anwar, Malang. Itu lantaran asma kambuh di tengah malam saat dokter praktek sulit ditemukan.

Menurut dr Nastiti N Rahajoe, dokter spesialis anak sekaligus konsultan paru-paru anak, asma merupakan penyakit saluran pernapasan karena saluran itu bersifat hiperreaktif. Bila ada rangsangan, saluran menjadi menyempit sehingga penderita sulit bernapas dan mengalami batuk-batuk. “Rangsangan bisa berasal dari udara, misal debu, asap rokok, bulu binatang, atau infeksi virus,” papar alumnus Universitas Indonesia itu.

Faktor pencetus lain ialah makanan seperti cokelat, tomat, makanan mengandung mono sodium glutamat, MSG—misal snack, dan kacang tanah. Pun makanan mengandung pewarna dan pengawet. Olahraga berat seperti lari sprint dan pergantian musim secara mendadak juga ikut berperan memicu asma. Prevalensi asma pada anak-anak di Indonesia meningkat setiap tahun.

Nol Kecil

Penyakit yang bisa dialami semua golongan umur itu diderita Agnes sejak belia. Sejak masih duduk di bangku TK nol kecil, Agnes kecil kerap bolos karena asma. Sebuah kartu berobat ketika ia berumur 12 tahun penuh terisi kasus-kasus asma kambuh.

Toh dalam keluarga, perkara Agnes menderita asma bukan hal aneh. Kakak lelaki Agnes pun menderita penyakit serupa. Pun kakek dari pihak sang ibu. Menurut Nastiti, asma memang penyakit keturunan. Penyakit genetis itu biasanya berangsur hilang seiring bertambahnya umur si anak. Kakak lelaki Agnes bebas asma dengan sendirinya.

Yacobus Sutrisno dan Andri Yulianti bukan tak mengupayakan kesembuhan Agnes. Sejak dini Agnes diajari untuk berenang. Olahraga air itu dipercaya bisa mencegah penyakit asma dan mengatasi penyakit paru-paru.

“Memang iya sih, sewaktu rajin berenang asma Agnes jarang kambuh,” ujar gadis yang saat ini lebih banyak menghabiskan waktu di kampus itu. Namun, begitu Agnes malas berenang, asma gampang menyerang.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Jalan kesembuhan terbuka saat Agnes mulai rutin mengkonsumsi virgin coconut oil sejak akhir September 2005. Setiap hari 3 sendok makan minyak dara diteguk: pagi, siang, dan sore. Semula konsumsi VCO itu dicekoki ayah dan ibu sekadar untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Maklum gadis yang hobi menyanyi itu sakit-sakitan. Namun, ia justru lebih termotivasi meneguk VCO lantaran ingin menurunkan bobot badan. Dengan tinggi 155 cm dan bobot 49 kg, Agnes merasa terlalu gemuk. Dari informasi yang dibaca di sebuah media massa, minyak kelapa murni bisa menurunkan bobot badan.

Tidak Langsung mengatasi penyakit paru-paru

Hanya dalam hitungan bulan, Agnes mulai merasakan Manfaat VCO. Tubuh jadi terasa lebih fit. Tak hanya itu, sesak napas dan batuk-batuk berat karena asma tak pernah lagi dialami. “Paling batuk-batuk sedikit,” tuturnya. Bila setiap bulan Agnes menghabiskan 2 tabung obat, sebotol pun belum habis sejak September silam.

Saat Agnes mengikuti orientasi studi di kampusnya pada November, asma pun tidak datang menyerang. Padahal ia sibuk luar biasa. Setiap pagi Agnes keluar rumah sejak pukul 5 pagi dan baru kembali pukul 11 malam. Di kampus kegiatan fi sik seperti barisberbaris dan latihan mental dari para senior dijalani dengan mulus. Sang ibunda sudah khawatir putri bungsunya jatuh sakit. Ternyata Agnes segar-bugar.  Nastiti belum pernah mendengar kasus pengobatan asma dengan VCO. “Asma bukan penyakit akibat bakteri atau virus, kalau memang VCO bersifat sebagai antivirus dan bakteri,” ujar dosen di Fakultas Kedokteran UI itu. Untuk penderita asma, dokter biasanya menyarankan penderita untuk menghindari pencetus asma. Itu dikombinasikan dengan pemberian obat dengan kandungan bronkodilator serta anti inflamasi . Yang disebut terakhir berperan mengurangi hipereaktivitas saluran pernapasan. Anti inflamasi dipakai sebagai pelega dan pengontrol asma. Menurut dr Zaenal Gani, dokter senior di Malang, VCO mengatasi asma secara tidak langsung. “Setiap 1 g VCO mengandung 7 kalori. Kalori itu kan tenaga. Di dalam tubuh VCO diubah dengan cepat menjadi energi. Ini membuat kondisi fisik seseorang menjadi lebih berenergi,” papar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya itu. Tubuh jadi lebih hangat sehingga lebih tahan menghadapi pencetus asma, seperti udara dingin.

Menurut kelahiran 10 November 1946 itu, VCO pun mempercepat pemulihan dari kondisi sesak menjadi lega pada penderita asma. Dalam sebuah situs di dunia maya, seorang perempuan asal Melbourne, Australia, bersaksi berkat mengkonsumsi minyak dara, asma tak lagi jadi derita. Pantaslah bila kini Agnes masuk rumah sakit karena asma kambuh tinggal cerita. Olahraga berat memang belum boleh dilakukan. Paling hanya lari-lari kecil setiap pekan.  Namun yang pasti, “Sekarang Agnes tidak berpantang lagi. Mau makan rambutan sekresek pun ngga apa apa,” kata Agnes ceria sambil menutup percakapan.
Sumber: Trubus 2006.

Tags: obat penyakit asma, obat asma tradisional, obat asma alami, obat asma herbal, obat asma anak, obat asma paling ampuh, obat asma untuk anak, obat asma untuk ibu hamil, obat asma akut, obat asma ampuh, obat asma yang ampuh, obat asma pada anak, obat asma ibu hamil, obat asma yang aman untuk ibu hamil, obat obat asma, obat asma anak tradisional, obat asma mujarab

Related Posts:

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Maag

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Maag - Sampai pertengahan 2005, perut perih, kembung, mual, tubuh demam, dan muntah-muntah masih langganan Indrawati. Sakit maag menahun yang diderita sejak masih gadis jadi penyebabnya. Berkat rutin mengkonsumsi minyak kelapa murni 2 kali sehari, gangguan lambung itu sirna.

Gara-gara kerap meninggalkan sarapan, nestapa itu berawal. Kala itu 25 tahun silam, Indrawati muda masih sibuk kuliah sambil bekerja di sebuah perusahaan asing. Pantas jika aktivitas perempuan kelahiran Yogyakarta 9 Agustus 1955 itu padat luar biasa. Pagi buta ia sudah berpacu dengan waktu agar tidak terlambat tiba di kantor. Sore hingga malam hari dihabiskan di kampus Akademi Sekretaris dan Manajemen Indonesia di Jakarta Timur.

Hidup sendiri di tempat kos membuat Indrawati tak sempat menyiapkan sarapan. Nyaris setiap pagi dilewatkan tanpa secuil makanan pun diperut. Tak butuh waktu lama sampai akhirnya kebiasaan itu membuat anak ke-7 dari 9 bersaudara itu merasakan dampaknya. Indrawati mulai sering merasa perih, mual, dan kembung di perut. Malah beberapa kali perempuan berdarah Aceh dan Sunda itu muntah. “Tapi cuma cairan saja, karena memang perut tidak ada isinya,” tutur Indrawati.

P e r e m p u a n berkacamata itu pun jadi mudah jatuh sakit. Sedikit saja terkena hujan, demam mendera. Kalau sudah begitu, tidur pulas jadi mahal. Malam dilalui dengan mata terpicing sambil menahan nyeri di perut. Jangankan beraktivitas, mengangkat tubuh dari tempat tidur pun sulit. Hasil pemeriksaan dokter, Indrawati positif menderita maag.

Gara-gara gangguan lambung itu pula, perempuan yang menikah dengan Bachtiar pada 1980 itu kerap meninggalkan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Beberapa hari puasa terpaksa ditinggalkan karena Indrawati tidak kuat menahan nyeri dan mual di perut. Ironisnya, penyakit maag membuat ibu 2 anak itu kehilangan selera makan.

Prof Dr Walujo Soerjodibroto MSc, PhD, SpG, pakar gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menuturkan gangguan pada lambung dapat berupa gastritis dan tukak lambung. Disebut gastritis bila belum terjadi luka pada dinding bagian dalam lambung. Sedangkan bila terdapat luka disebut tukak lambung atau koreng lambung.

penyebab. Lambung secara terpola memproduksi asam lambung untuk mencerna makanan agar bisa diserap tubuh. “Pada saat kita lapar, otak otomatis mengeluarkan perintah pada lambung untuk mensekresi asam lambung,” kata Walujo.

Ketika ternyata tidak ada makanan yang masuk ke lambung, asam lambung menjadi tidak terpakai. Bila jadwal makan yang tidak teratur itu terjadi terusmenerus, lambung menjadi sulit beradaptasi dalam memproduksi asam lambung. Akibatnya terjadi kelebihan asam lambung yang menyebabkan erosi pada dinding lambung. Rasa perih dan mual pun muncul. Lama-kelamaan terjadi pelukaan.

Teori lain menyebutkan, gangguan lambung terjadi akibat adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori. Itu hasil penelitian J R o b i n Wa r ren—pakar patologi kebangsaan Au s t r a l i a — d an rekanny a , Bar r y Ma r s h a l l . R i s e t yang membuahkan penghargaan Nobel dalam bidang fi siologi atau kedokteran pada 2005 itu mengungkap H. pylori paling nyaman hidup di lapisan mukus perut dengan kandungan asam tinggi. Kondisi itu ada pada lambung.

Menurut Dr H Arijanto Jonosewojo, Sp.PD, ahli penyakit dalam dari poliklinik obat tradisional RSUD Dr Soetomo, Surabaya, di dalam lambung bakteri bisa menjadi penyebab luka. “Tapi bisa juga luka itu sudah terjadi, lalu bakteri ikut-ikutan menginfeksi,” kata Arijanto. Intisari edisi April 1999 menuliskan, 80% kasus penderita gastritis kronis memiliki bakteri H. pylori dalam lambungnya.

Sementara R Broto Sudibyo, herbalis di Yogyakarta menyebutkan, faktor stres turut memicu penyakit maag. “Pikiran tegang menyebabkan antibodi tubuh tidak bekerja optimal,” tutur Broto. Akibatnya bila ada bibit penyakit masuk, tidak ada perlawanan dari tubuh. Itu terjadi saat H. pylori menginfeksi lambung.

Minyak VCO Mengobati Penyakit Maag

Tak ingin lama-lama menderita, Indrawati mencoba berbagai cara agar sembuh. Saran seorang teman untuk mengkonsumsi bawang putih dan kunyit muda segar dituruti. Satu siung Allium sativum dan satu jari telunjuk C u r c u m a d o m e s t i c a d i m a k a n b e r b a r e n g a n dengan sepiring nasi. Hasilnya, rasa sakit untuk sementara hilang. Namun, bila perempuan enerjik itu tidak mengontrol pola makan, rasa sakit kembali mendera.

Jalan kesembuhan terkuak saat Indrawati mudik ke Yogyakarta pada Juni 2005. Dalam sebuah acara keluarga, ia bertemu seorang keponakan yang bekerja di laboratorium di lingkungan Universitas Gajah Mada. Laboratorium itu memproduksi virgin coconut oil (VCO). Dari sanalah Indrawati mendapat informasi minyak dara bisa mengobati maag.

Maka mulailah ia mengkonsumsi VCO. Minyak kelapa murni diminum 2 kali sehari masing-masing 2 sendok makan. Sebelum menguyup minyak dara, Indrawati menelan makanan meski sedikit. Hasilnya, perut menjadi lebih ringan dan pencernaan lancar. Rutinitas itu terus dijalani hingga sekarang. Ternyata, penyakit maag tidak pernah lagi datang menyerang.

Menurut Walujo, wajar bila VCO bisa mengatasi gastritis. Minyak dara memberikan energi cepat saat dikonsumsi. Makanya jaringan tubuh dalam kondisi tidak merasa lapar. “Karena tidak merasa lapar, otak pun tidak akan mengeluarkan perintah sekresi asam lambung. Secara bertahap gejala gastritis akan berkurang,” kata guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Sementara pada kasus tukak lambung akibat infeksi H. pylori, peran VCO tidak langsung. Di sini yang bekerja ialah asam laurat yang terkandung dalam minyak dara. Asam lemak jenuh rantai sedang itu mampu menembus dinding sel bakteri bergram positif - H. pylori termasuk salah satunya - yang terdiri dari lipid. Karena dinding sel jebol, maka antibodi tubuh mudah masuk untuk menghancurkan bakteri dari dalam. Namun, ada juga pendapat kalau asam laurat sendiri membunuh bakteri itu.

Itu sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Byron W Petschow dari Indiana, Amerika Serikat, bekerjasama dengan perusahaan obat Bristol-Myers Squibb. Riset itu melibatkan pasien penderita gangguan lambung akibat infeksi H. pylori dan spesies helicobacter lainnya. Pada akhir penelitian itu dihasilkan rekomendasi asupan minyak dara yang efektif menghambat perkembangan bakteri penyebab tukak lambung.

Dosis yang direkomendasikan 0,001 - 4,300 g monog l i s e r i d a per kg bobot  badan per hari; 0,002 - 3,400 g monogliserida per kg bobot badan per hari; dan 0,003 - 2,500 g monogliserida per kg bobot badan per hari. Monogliserida yang dimaksud bersifat jenuh dan mengandung rantai karbon antara C8 - C14. Dosis erakhir yang paling disarankan.

Penelitian lain yang dilakukan secara in-vitro memperkuat peran minyak kelapa murni dalam menuntaskan penyakit maag akibat infeksi bakteri. Hasil penelitian itu menunjukkan, tidak ada perubahan jumlah sel bakteri dalam kontrol - tanpa perlakuan apa pun - selama masa 1 jam inkubasi. Sementara pada sampel yang diberi asupan monokaprin (C10), monolaurin (C12), dan asam laurat (C12) terjadi penurunan 10.0000 kali lipat dalam waktu sama.

Riset-riset tentang keampuhan VCO itu jelas sebuah harapan untuk para penderita gangguan lambung. Kunci lain menerapkan pola makan dan tidur teratur, menghindari stres, dan melakukan olahraga. Broto menganjurkan penderita untuk mengkonsumsi makanan kaya gelatin seperti padi garut. Gelatin efektif menutup radang pada lambung.

Pasien perlu berpantang makanan pedas, asam, dan minyak-minyakan yang sulit dicerna. Serta makanan mengandung gas. Dengan melakukan rangkaian terapi itu Indrawati kini terbebas dari derita maag. Sumber: Trubus 2005

Tags: Obat Penyakit Maag, Cara Mengobati Penyakit Maag, Obat Alami Untuk Penyakit Maag, Manfaat VCO Untuk Mengobati Dan Mengatsi Penyakit Maag

Related Posts:

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Jerawat

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Jerawat - Semula jerawat itu tak pernah dihiraukan Dessy Handayani. Usaha mencegah jerawat pun hampir tak pernah terpikirkan. Saat duduk di bangku kuliah pada 1998, momok kaum hawa itu berdatangan. Saat itulah dia mulai kepikiran untuk mencari tahu cara mengatasi jerawat. "Saya kira itu hanya perubahan hormonal", kata mojang kelahiran Cimahi tersebut. Dua tahun berselang, jerawat makin menyebar hampir ke seluruh wajah. Derita itu menyiksa batin yang resah karena ejekan teman. Dia semakin giat mencari informasi tentang cara mengobati jerawat.

Lelah berdamai dengan jerawat, Dessy mengunjungi dokter spesialis kulit di Cimahi. Oleh dokter, ia diberi obat berupa bedak, salep, dan sabun pencuci wajah untuk mengobati jerawat yang dideritanya tersebut. Obat bedak dan salep ia oleskan ke seluruh wajah setiap pagi. Ia pun rutin membasuhnya dengan sabun pencuci wajah sebelum tidur untuk mencegah jerawat semakin menyebar. mencegah jerawat, mengatasi jerawat, mengobati jerawat

Sebulan kemudian, wajah Dessy mulai membaik. Usaha mengatasi jerawat yang diidapnya seolah hampir berhasil. Sayang, setelah obat tandas, jerawat kembali bermunculan dan kulit wajah menjadi kering. Ia tak langsung berobat ulang ke dokter. Biaya untuk mengobati jerawat terasa mahal sekali, minimal habis Rp300. 000, ujar lulusan jurusan Biologi, Institut Teknologi Bandung, itu.



Semula iseng

Pada medio 2004, laboratorium jurusan Biologi, tempatnya bekerja, sedang mempraktekkan pembuatan virgin coconut oil (VCO). Setibanya di rumah, ia pun iseng mengoleskannya di wajah. SIapa tahu ada hasil untuk mengurangi dan mengatasi jerawat yang semakin membandel. Keesokan harinya, kulit wajah yang semula kering dan kaku, terasa lentur. Setelah merasakan manfaat VCO tersebut, ia pun rutin mengoleskan minyak VCO sebelum tidur. Seminggu berselang, jerawat di wajah Dessy mulai berkurang. Harapan semakin besar terapi vco yang sedang dia lakukan bisa mengobati jerawat yang sudah mulai meninggalkan bekas-bekas noda hitam di wajah. mencegah jerawat, mengatasi jerawat

Timbulnya jerawat dipengaruhi aktivitas hormon. Jerawat kerap muncul saat pubertas, usia 14 -19 tahun. Pada usia itu terjadi perubahan aktivitas hormon. Jerawat juga kerap muncul saat menjelang menstruasi. Saat itu produksi hormon androgen berlebih. Androgen adalah hormon yang merangsang kelenjar minyak dan folikel rambut pada kulit. Kelenjar terus-menerus memproduksi minyak sehingga menyumbat saluran kelenjar minyak, membentuk komedo, dan seborhoea . Apabila sumbatan membesar, komedo menjadi terbuka dan muncullah jerawat.

Menurut dr Dendi Sandiono SpKK, ahli penyakit kulit dan kelamin Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, lingkungan dan kebiasaan dapat memicu jerawat. Jika permukaan kulit sangat peka terhadap bakteri, maka jerawat dengan mudah bermunculan.

Kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas dan minyak tidak sehat bisa menyebabkan jerawat, ujar lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran itu. Jerawat bisa diobati dengan obat-obatan yang mengandung sulfur untuk mengeringkan, mengurangi jumlah minyak berlebih, dan antibiotik. Bagaimana dengan VCO?Saya tidak tahu, sebab belum teruji klinis. Kalaupun dipakai sebagai obat, tergantung kecocokan si pasien, papar Dendi. Tapi jangan sembarang minyak, jika salah bisa memperparah, katanya.  Minyak justru menutupi pori-pori kulit dan merangsang munculnya jerawat, kata dr Yohannes Widodo, SpKK, dosen Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada.

Keampuhan VCO sebagai anti bakteri inilah yang diduga kuat mampu mengatasi jerawat dan menghaluskan kulit. Disamping itu VCO mudah diserap kulit dan cepat masuk ke aliran darah dan cepat termotabolisme sehingga tidak menimbulkan timbunan lemak dibawah lapisan kulit. VCO jg ampuh meluruhkan lemak-lemak rantai panjang yang menumpuk di bawah permukaan kulit sehingga jerawat yang diakibatkan oleh menumpuknya minyak dikantung pori-pori wajah menjadi luruh dan jerawatpun bisa teratasi. mencegah jerawat, mengatasi jerawat, mengobati jerawat



VCO Mengusir ketombe

Selain jerawat, ketombe juga momok menakutkan. Ketidakberhasilan seseorang mencegah ketombe akan memberikan derita dikemudian hari. Sebagai contoh, Derita akibat ketombe dirasakan Yunita Indriastuti, karyawan swasta, tinggal di Depok Timur. Bertahun-tahun rasa gatal akibat ketombe tak kunjung sembuh. Berbagai upaya telah dia lakukan untuk mengatasi ketombe di bagian mahkotanya. Rasa risih selalu hinggap saat mengenakan pakaian berwarna gelap. Sampo antiketombe pun tak sanggup mengusirnya. Di perusahaan tempatnya bekerja, di Kalibata, Jakarta Selatan, sang atasan menyediakan minyak perawan alias VCO yang salah satu manfaat yang tertera di brosur promosinya bisa mengatasi dan mengobati ketombe. "Katanya sih VCO bisa menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk mengatasi ketombe akut",  ujar Yunita.

Karena penasaran, ia mencoba VCO tersebut untuk mengatasi ketombe. Satu sendok makan VCO dioleskan merata ke seluruh permukaan kulit kepala setiap malam. Esok harinya, dibilas dengan sampo. Dua minggu berselang, gatal-gatal mereda dan ketombe pun sirna.

Menurut dr Dendi, ketombe disebabkan oleh aktivitas hormon. Salah satu pemicunya cendawan Pytirosporum ovale yang tumbuh subur saat kondisi kulit kepala lembap. Yohannes Widodo menuturkan, bakteri turut menyuburkan ketombe.



Antimikroba

Jerawat dan ketombe adalah penyakit hormonal yang diperparah serangan bakteri dan cendawan. Menurut Hartono, pengobat herbal di kawasan niaga Roxy, Jakarta Pusat, VCO berperan membunuh bakteri dan cendawan penyebab peradangan jika dipakai sebagai obat luar.

Pendapat itu diperkuat hasil studi Jon J Kabara PhD, profesor Farmakologi dari Michigan University, Amerika Serikat, yang meriset asam laurat-senyawa dominan VCO-yang berefek antimikroba seperti virus, bakteri, dan cendawan. Umumnya bakteri dilapisi membran lipid. Asam lemak rantai sedang menumpas bakteri dengan merusak lapisan membran lipid. Akibatnya, isi sel keluar dan mati.

Keampuhan VCO mengusir cendawan-sebagai penyebab ketombe-diduga akibat asam kaprilat. Itu pendapat Murray Price PhD, pakar pengobatan alternatif lulusan Hawaii School of Medicine. Saat dioleskan di permukaan kulit, trigliserida rantai sedang minyak kelapa diubah oleh bakteri menjadi asam lemak bebas. Akibatnya, permukaan kulit menjadi asam yang ampuh menghalau cendawan.

Manfaat VCO untuk kecantikan diakui dr Erna Cipta Fahmi, pengobat tradisional yang melayani perawatan kecantikan, di Ciputat, Tangerang. VCO bisa dipakai sebagai pengganti minyak zaitun untuk menghaluskan kulit, ujar lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada itu. Minyak kelapa murni mengangkat sel kulit mati dan memperkuat jaringan kulit.

Khasiat itu dirasakan Susiawantari (51 tahun), pengusaha di Kalibata, Jakarta Selatan. Keengganan menggunakan krim pelembap, menyebabkan kulit tumit menebal dan pecah-pecah. Ketika dioleskan minyak kelapa murni, minyak diserap kulit dan susunan sel jaringan konektif kulit sehingga lentur. Hasilnya, kulit halus dan mulus, bukan semata impian. (Imam Wiguna/Peliput: Vina Fitriani & Laksita Wijayanti)

Tags: mencegah jerawat , mengatasi jerawat , mengobati jerawat , mencegah ketombe , mengatasi ketombe , membasmi jerawat

Related Posts:

Manfaat Dan Khasiat Minyak VCO untuk Mengobati Penyakit Hiperthyroid (Gondok)

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Hiperthyroid (Gondok) - Pada kalai ini saya akan membahas mengenai penyakit gondok ataua kalau bahasa lainnya disebut Hiperthyroid. Mungkin penyakit jenis ini cukup populer dimasyarakat, namun juga ada yang belum mengetahui secara menyeluruh. Mengenai keampuhan VCO dalam mengobati penyakit gondok sudah tidak diragukan lagi. VCO mengoptimalkan fungsi kelenjar hipotisis, kelenjar itu mengontrol kelenjar lain: adrenal, gondok, dan ovarium.

Suatu hari di awal 2001. Tubuh Fersita Bunawan Lim lemah tak berdaya. Lehernya kaku sulit digerakkan. Nafas terasa sesak dan jantung berdebar-debar. “Saya hanya bisa pasrah bila sedang kambuh,” kata kelahiran Pontianak 40 tahun silam itu. Operasi pengangkatan sebagian kelenjar thyroid sebesar telur ayam kampung setahun silam sebagai upaya untuk mengatasi hiperthyroid dan mengobati hiperthyroid tak membebaskannya dari derita. “Leher saya kembali membesar bahkan kian melebar,” katanya lagi.

Fersita sama sekali tak menduga thyroidnya bakal kambuh lagi. “Saya kira penyakit ringan. Operasinya juga hanya pembedahan kecil,” katanya. Maklum, ketika itu Sita—panggilan akrab Fersita—mengangkat benjolan di leher karena alasan kecantikan belaka. Ia kerap menjadi pusat perhatian di tempat umum karena lehernya aneh. Wanita cantik, tapi berjakun mirip pria.

Ibu 3 anak itu penasaran. Ia memeriksakan diri ke RS Jantung Harapan Kita, Jakarta. Hasil tes laboratorium menunjukkan, Sita mengalami hyperthyroid sehingga ia harus berkonsultasi dengan endocrinologist, dokter ahli endocrin (kelenjar yang mengeluarkan hormon, red). Dokter itu menolak mengangkat thyroid. “Operasi hanya untuk penampilan saja. Namun, kestabilan hormon Anda saya tak bisa menjamin,” kata Sita mengulangi ucapan dokter 4 tahun silam. Sita disarankan bersahabat dengan si penyakit. Ia tak boleh capai dan terlalu stres. Obat-obatan yang dia konsumsi untuk mengatasi hiperthyroidnya hanya berperan menstabilkan produksi hormon thyroid.

Frekuensi kambuh pun semakin sering. Usut punya usut thyroid yang mendekam menyebabkan penyakit ikutan. Gula darah naik alias komplikasi dengan diabetes. Tes laboratorium menunjukkan gula darah di atas 300 mg/dl. Sita pun harus minum obat dobel, penstabil hormon thyroid dan gula darah. Kondisi tubuh memang berangsur membaik, tapi timbul ketergantungan pada obat.

Suaminya, Jaka Dhama Limbang, berulangkali menganjurkan agar Sita mengkonsumsi Virgino. Itu adalah Minyak VCO produksi Jaka yang diekspor ke Jerman. Selain dianjurkan minum, aneka menu makanan juga harus diolah dengan VCO. Sebuah permintaan Jaka yang tidak digubris oleh Sita. Bahkan karena emosi Sita sering tidak terkendali, ia kerap marah-marah bila dinasihati. Ia tidak mau menuruti anjuran tersebut karena tidak percaya khasiat VCO.

Jadi, Sita pun menerima ukuran leher yang lebih besar ketimbang orang kebanyakan. Namun, setahun kemudian lehernya kian melebar sampai 2 kali lipat. “Secara psikis saya sudah menerima, tapi saya terganggu melakukan aktivitas,” katanya. Lagi-lagi ia harus berkonsultasi dengan dokter langganannya. Pembesaran itu dapat dicegah dengan cara konsultasi rutin setiap 2 minggu. Biaya yang dikeluarkan tentu tak tanggung-tanggung. Sita harus merogoh lebih dari Rp1,2-juta per bulan untuk berkompromi dengan penyakitnya.

Karena penasaran tak kunjung sembuh, pada April 2005 Sita memeriksakan diri ke Singapore General Hospital, Singapura. Ia harus menggelontorkan Rp4-juta hanya untuk pemeriksaan darah dan urine. Itu belum termasuk biaya rumah sakit dan konsultasi dokter. Hasilnya, dokter di tanahair tak keliru. Sita menderita hyperthyroid. Angka thyroxine (T4) free, serum 24,3 PMOL/L. Normalnya 9,6—19,1 PMOL/L. Yang menggembirakan—kecuali gula darahnya yang relatif tinggi 220 ml/dl—hasil pemeriksaan menunjukkan tak ada penyakit komplikasi lain. Ia dianjurkan untuk kontrol seminggu kemudian.

Puas menerima hasil itu, Sita tak mau lagi kontrol. Ia pun menghentikan konsultasi ke dokter langganannya. “Empat tahun berobat tak ada perubahan,” katanya. Ia memilih mendengar kata-kata suaminya untuk meminum virgin coconut oil. Perubahan sikap itu terjadi sejak April 2005, saat khasiat VCO mulai ramai dibicarakan.

Sita meminum VCO sehari 2 kali sebanyak 2 sendok makan. Seminggu pertama konsumsi, tak ada perubahan yang berarti. Baru pada bulan ke- 3 ukuran leher mengecil sekitar 10%. Saat Trubus berkunjung ke kantornya, leher Sita telah mengecil hingga setengah. Urat-urat yang sebelumnya tak kelihatan mulai terlihat lagi. Ia pun bebas beraktivitas menjalankan bisnis hingga ke Singapura dan Cina. Pemeriksaan gula darah terakhir menunjukkan angka 122 mg/dl.


Menurut Prof Dr Slamet Suyono SpPD-KE, kelenjar thyroid dikenal di Indonesia sebagai kelenjar gondok. Pada kondisi normal, kelenjar itu aktif dan giat memproduksi hormon. Karena itu salah satu fungsi kelenjar thyroid ialah mengatur metabolisme tubuh. “Terganggunya fungsi thyroid menyebabkan metabolisme tubuh terganggu,” kata endocrinologist di RSCM itu. Kelainan itu disebut strauma kelenjar dengan ciri pembesaran ukuran kelenjar.

Kondisi kelainan kelenjar bisa bermacam-macam: hipo, hiper, dan eutyroid. Hipo artinya kelenjar tak mampu memproduksi hormon seperti keadaan normal. Gejalanya tubuh lemas, sering mengantuk, dan bobot badan bertambah. Hiper justeru kebalikan, kelenjar terlalu aktif memproduksi hormon. Bobot tubuh biasanya berkurang, mata melotot, dan badan sering berkeringat. Penderita juga sering marah-marah karena tidak bisa mengendalikan emosi. Eutyroid terjadi bila kelenjar membesar, tapi fungsinya berjalan normal.

Menurut Slamet pengobatan medis penderita strauma kelenjar dibagi bertahap tahap. Pengobatan pertama ialah pemberian obat selama 1,5 tahun. Bila tak ada lagi keluhan dan hasil laboratorium normal, maka tidak diperlukan lagI pengobatan hiperthyroid lanjutan. Saat pemberian obat tak berpengaruh, operasi dapat dilakukan. Terakhir ialah radiasi nuklir. Selain itu, penderita hyperthyroid umumnya mengalami komplikasi ke jantung.

Penelusuran Trubus ke berbagai narasumber dan literatur menyebutkan penyebab thyroid bermacam-macam. Dulu orang menduga karena tubuh kekurangan yodium. Maklum, pembentukan tiroksin alias hormon thyroid membutuhkan yodium. Pada kasus tertentu kenyatan itu benar sehingga garam beryodium diyakini mampu mengatasi masalah ini. Namun, belakangan banyak ditemukan pasien yang kecukupan yodium tapi mengalami gangguan thyroid.

Beberapa dokter percaya kelainan kelenjar thyroid disebabkan faktor keturunan. Misalkan, warga keturunan Cina yang tinggal di Pontianak dan Bangka sebagian besar mengalami gangguan thyroid karena faktor bawaan. Maklum, nenek moyang mereka berasal dari sebuah provinsi di daratan Cina yang mayoritas penduduk mengalami gangguan thyroid.

Yang lebih logis ialah pernyataan Dr Slamet. Menurutnya, wanita lebih berpeluang terserang strauma dibanding pria. Perbandingannya 8:1. Hormon estrogen memicu wanita lebih emosional ketimbang laki-laki. “Anda perhatikan, perempuan lebih gampang marah dibanding laki-laki,” katanya. Itu sejalan dengan catatan Institut Kanker Nasional yang menyebutkan, sebagian besar kanker thyroid pada wanita disebabkan oleh faktor hormon.

Kabar penderita thyroid yang membaik setelah mengkonsumsi virgin coconut oil diamini oleh dr Zainal Gani AKP, herbalis di Malang. Beberapa kali ia memberi VCO pada pasien thyroid. “Pada kasus hipothyroid, metabolisme tubuh pasien menurun. VCO meningkatkan kembali,” katanya. Lain halnya dengan kasus hiperthyroid, Gani menduga VCO membantu mengatasi hiperthyroid dan penyakit komplikasinya: diabetes, jantung, dan tekanan darah tinggi.

Beliau mengatakan, pada prinsipnya VCO memang memperbaiki metabolisme semua sel dalam tubuh. “Diabetes dapat terkontrol. Otot jantungnya semakin kuat. Tentu saja penderita merasa lebih sehat,” katanya. Yang menarik, pada kasus hyperthyroid. Sebetulnya kelenjar thyroid memproduksi tiroksin berlebihan. Pada kasus ini, Gani menduga VCO mengoptimalkan fungsi kelenjar hipofisis. Yakni kelenjar yang bertugas mengontrol fungsi beberapa kelenjar endoktrin lain seperti kelenjar adrenal, kelenjar gondok, dan kelenjar ovarium. “Kelenjar hipofisis mengatur thyroid agar produksi hormonnya normal,” katanya.

Dugaan Gani hampir sama dengan kesimpulan penelitian Dr Edward Bauman Phd, dekan Fakultas Nutrisi, Universtas Natural Medicine di Santa Fe, New Mexico. Ia menyebutkan virgin coconut oil mampu mengoptimalkan fungsi adrenalin yang dihasilkan kelenjar hipofisis. Pasalnya, pada wanita kasus hyperthyroid banyak disebabkan kelenjar adrenal tidak dapat menjalankan fungsinya. Misalnya, ketika terjadi perubahan hormon saat pubertas, permenopause, dan menopause. Bila kelenjar adrenal normal, maka kelenjar thyroid juga membaik. Selain itu, asam lemak rantai pendek pada VCO membantu hormon thyroid berjalan ke otak.

Di tempat terpisah, Dr Pingkan Adityawati, peneliti dari Institut Teknologi Bandung, mengatakan VCO sangat unik. Ia mampu menstabilkan metabolisme tubuh. “Bila rendah ditingkatkan, sebaliknya bila tinggi dioptimalkan,” katanya. Kata-kata Pingkan bukan isapan jempol belaka. Dr Raymond Peat, peneliti dan ahli kesehatan di Amerika kerap memberi virgin coconut oil pada penderita thyroid yang datang padanya. Ia mempublikasikan, “Pada saat hormon tiroksin berlebihan, ia menurunkan sampai kondisi normal. Mereka yang kekurangan, metabolismenya ditingkatkan,” katanya di Jurnal Coconut Oil.

Pun dr Kristanto Yuda dari RS Panti Nirmala, Malang. Menurutnya, belum ada penelitian ilmiah yang merekomendasikan VCO untuk mengobati hiperthyroid. Namun, melihat kemampuan asam lemak jenuh rantai pendek yang istimewa, maka sangat logis bila VCO mampu mengoptimalkan kerja kelenjar thyroid. Itu sesuai dengan penelitian Roy Peat Phd yang dikutip Dr Bruce Fife dalam terbitan berjudul Th e Healing Miracle of Coconut Oil. Endocrinologist di Amerika itu menyebutkan banyak pasien kelainan thyroid yang ditanganinya membaik dengan VCO.  Trubus 2005

Itulah ulasan sekaligus kesaksian akan manfaat dan khasiat Virgin Coconut Oil untuk mencegah, mengatasi dan mengobati penderita hiperthyroid. Semoga ulasan di atas bermanfaat bagi Anda terutama yang lagi mencari solusi atas penyakit hiperthyroid yang dideritanya.

Tags: Mencegah hiperthyroid , Mengatasi hiperthyroid , Mengobati  hiperthyroid , mencegah hiperthyroid , mengatasi hiperthyroid, mengobati hiperthyroid

Related Posts:

Daftar Alamat Dan Nomor Telepon Rumah Sakit Di Bandung

Daftar Alamat Dan Nomor Telepon Rumah Sakit Di Bandung

RS Al Islam
Jl. Soekarno Hatta No 644, Bandung
Telp. (022) 7565588

RS Bersalin Astana Anyar
Jl. Astana Anyar No 224, Bandung
Telp. (022) 5201139

RS Bersalin Emma Poeradiredja
Jl. Sumatera No 46-48, Bandung
Telp. (022) 4206544

RS Bersalin Limijati
Jl. Laks L. RE Martadinata No 39
Telp. (022) 4207770, Bandung

RS Ibu dan Anak Sukajadi
Jl. Sukajadi No 149, Bandung
Telp. (022) 2032941

RS Ibu dan Anak Hermina Pasteur
Jl. Dr Djundjunan No 107, Bandung
Telp. (022) 6072525

RS Santo Borromeus
Jl. Ir. H. Juanda No 100, Bandung
Telp. 2552000

RS Bhayangkara Sartika Asih
Jl. Moh Toha No 369, Bandung
Telp. 5229544

RS Bina Sehat
Jl. Raya Dayeuhkolot No 325, Bandung
Telp. (022) 5207965

RS Cikalongwetan
Jl. Cikalong Wetan, Bandung
Telp. (022) 6970893

RS Dr Salamun
Jl. Ciumbuleuit No 203, Bandung
Telp. (022) 2034941

RS Dustira
Jl. Rumah Sakit 1, Cimahi
Telp. (022) 6652156

RS Ginjal Ny RA Habibie
Jl. Tubagus Ismail No 46, Bandung
Telp. (022) 2501985

RS Immanuel
Jl. Kopo No 161, Bandung
Telp. (022) 5201656

RS Islam Al Ihsan
Jl. Kiastramanggala Kabupaten Bandung
Telp. (022) 5940872

RS Jiwa Hurip Waluya
Jl. Karang Tineung Dalam 1-A, Bandung
Telp. (022) 2038892

RS Jiwa Pusat Cimahi
Jl. Kol Masturi Km 7, Cimahi
Telp. (022) 2700260

RS Karwadi
Komplek Padasuka Indah BI B/03, Bandung
Telp. (022) 6642942

RS Kebonjati
Jl. Kebonjati No 152, Bandung
Telp. (022) 6014058

RS Lanud Sulaiman
Jl. Terusan Kopo, Bandung
Telp. (022) 5409608

RS Limijati
Jl. Imam Bonjol No 38, Bandung
Telp. (022) 4237037

RS Mata Cicendo
Jl. Cicendo No 4, Bandung
Telp. (022) 4231280

RS Mitra Kasih
Jl. Raya Cibabat No 341, Bandung
Telp. 6654852

RS Muhammadiyah
Jl. KH Achmad Dahlan No 53, Bandung
Telp. 7301062

RS Pindad
Jl. Gatot Subroto No 517
Telp. (022) 7321964

RS Rajawali
Jl. Rajawali No 73, Bandung
Telp. (022) 6031087

RS Santo Borromeus
Jl. Ir H Juanda No 100, Bandung
Telp. (022) 255200

RS Santo Yusup
Jl. Cikutra No 7, Bandung
Telp. (022) 7208172

RS Sariningsih
Jl. Laks RE Martadinata No 9 Bandung
Telp. (022) 4204257

RS Sukapura
Jl. Kawaluyaan No 70, Bandung
Telp. (022) 7303926

RS Umum Bungsu
Jl. Veteran No 6, Bandung
Telp. (022) 4231550

RS Umum Cibabat
Jl. Raya Cibabat 140, Bandung
Telp. (022) 6652025

RS Umum Cicalengka
Jl. Cicalengka No 321, Bandung
Telp. (022) 7949217

RS Umum Daerah Majalaya
Jl. Cipaku No 87, Bandung
Telp. (022) 5950035

RS Umum Pusat Hasan Sadikin
Jl. Pasteur No 38, Bandung
Telp. (022) 2034953

RS Umum Rancaekek
Jl. Rancaekek no 99, Bandung
Telp. (022) 7798009

RS Umum Soreang
Jl. Alun-Alun Utara 1
Telp. (022) 5896590

RS Umum Ujung Berung
Jl. Rumah Sakit No 22, Bandung
Telp. (022) 7811794

RS Paru Dr H Rotinsulu
Jl Bukit Jarian No 40 Ciumbuleuit, Bandung
Telp. (022) 2031427

RS Advent
Jl. Cihampelas No 161, Bandung
Telp. (022) 2034386

Related Posts:

Jual VCO (Virgin Coconut Oil) Di Bandung

Jual VCO (Virgin Coconut Oil) Di Bandung
Kami adalah Toko Online yang menjual Minyak VCO atau Virgin Coconut oil yang mempunyai merk dagang SHOHWAH Virgin Coconut Oil dengan kualitas tinggi, tanpa bahan kimia dan tanpa bahan pengawet. Kabar gembira bagi Anda semuanya diseluruh wilayah Indonesia yang sedang mencari minyak VCO yang murni untuk kebutuhan terapi berbagai macam penyakit yang anda derita, kini telah hadir pusat penjualan minyak VCO yang betul-betul murni dan bermutu tinggi. Terbuat dari bahan kelapa pilihan dan diolah secara alami, higienis, tanpa bahan kimia dan tanpa bahan pengawet, dan tanpa bahan kimia. Kami melayani pembelian VCO dan siap melakukan pengiriman se seluruh tanah air. Jika anda ingin order VCO silahkan untuk menghubungi customer servis kami.

Komposisi Asam Lemak (%)
Asam Kaprat : 2,56 %
Asam Laurat : 60.50 %
Asam Miristat : 23,20 %
Asam Palmitat : 9,38 %
Asam Stearat : 1,40 %
Asam Oleat : 1,50 %
Asam Linoleat : 1,44 %

Harga VCO:
Kemasan 120 ml   : Rp.35.000/Botol
Kemasan 1000 ml : Rp.100.000/Botol
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim

Pemesanan hub Bapak Abdullah Sani,ST
Simpati : 0812 140 9995 (Telp/SMS/WhatsApp)
Indosat : 0816 620 995   (Telp/SMS)
PIN       : D2EF82ED

Alamat: Jl. Gunung Karang KM 2, Campuraksanta, Pagerbatu, Kec. Majasari, Kab. Pandeglang, Banten

Aturan pakai:
- Dewasa: 3x sehari satu sendok makan
- Anak+anak: 1x sehari satu sendok teh
- Sebaiknya dikonsumsi setelah makan

Cara Pemakaian Minyak VCO:
Untuk Perawatan dan Terapi Penyembuhan Penyakit
- Dewasa: 1 sendok makan 3x sehari, diminum sesudah makan dan sebelum tidur.
- Anak-anak: 1 sendok teh 3x sehari, diminum sesudah makan dan sebelum tidur.

Khasiat dan Manfaat Virgin Coconut Oil (VCO):
  • Penyakit Jantung
  • Penyakit Arteriosklerosis
  • Penyakit Kanker
  • Penyakit Diabetes
  • Obesitas / Kegemukan
  • Penyakit Stroke
  • Mengatasi Kolesterol
  • Asam Urat
  • Penyakit Paru-Paru
  • Mengatasi Maag
  • Darah Tinggi (Hipertensi)
  • Radang Tenggorokan
  • Hiperthyroid / Gondok
  • Hepatitis / Liver
  • Gagal Ginjal
  • Malaria
  • Campak
  • Influensa
  • SARS (Flu Burung)
  • Darah Kental
  • Jerawat
  • Merawat Kecantikan
  • Mengatasi Prostat
  • HIV / AIDS
  • Ambayen
  • TBC, Dll

Reaksi Awal yang akan timbul Jika Anda Mengkonsumsi VCO
Biasanya reaksi awal yang terjadi pada saat mengkonsumsi VCO yaitu berupa perut menjadi mulas sampai diare. Namun, pada saat itu konsumsi sebaiknya diteruskan dengan cara mengurangi dosisnya dan dengan berjalannya waktu reaksi seperti ini akan menjadi berkurang dan menghilang dengan sendirinya. Disarankan untuk mengkonsumsi minyak VCO secara teratur untuk melihat efek positifnya.

Related Posts: